Monday, November 13, 2017

Komunikasi Produktif

Bangun dari  tidur siang Veo langsung merajuk kepada saya untuk menonton TV, dengan segala usaha nya untuk mendapatkan izin saya, Veo merajuk hingga menangis sejadi jadinya.

Veo : Bia, Veo mau nonton Biaaa (sambil menangis)

Saya : Tidak Veo, Jatah Menonton Veo sudah habis hari ini.

Veo : Tapi Veo mau nonton Bia (menangis semakin kencang)

Saya : Yaaah Veo, sayang sekali jatah 1jam menonton Veo sudah Veo pakai semua kan nak.

Veo pun terus menangis dan merujuk, hingga saya pun segera berlutut dengan tujuan sejajarkan tinggi saya dan Veo dan saya pun menatap mata Ve o sambil berkata

Saya : Oke, Veo tenangkan diri Veo dulu ya. Kalau sudah tenang, Veo boleh bicara sama Bia (sambil saya mengelus elus punggung Veo)

Saya : Veo sudah tenang?

Veo : sudah Bia

Saya : Veo sedih ngga bisa nonton?

Veo : Iya

Saya : Veo sedih karena Veo pengen nonton TV tapi ternyata jatah Veo sudah habis ya?

Veo : Iya Bia (sambil menangis)

Saya : Yasudah, Veo tenangkan diri Veo dulu ya. Kasih tau Bia kalau Bia udh boleh bicara.

Veo mengangguk

Veo : sudah tenang Bia.

Saya : Oke veo, Bia  paham Veo pasti merasa sedih. Veo inget ngga kalau kita sepakat Veo hanya boleh nonton satu jam sehari?

Veo : Iya ingat Bia

Saya  : Nah waktu satu jam veo sudah terpakai tadi, jadi kalau sudah terpakai artinya apa?

Veo : Veo nggak nonton lagi, Bia.

Saya : Oke baik, veo tau kan kalau Veo menonton terlalu lama Bia khawatir nanti mata Veo sakit. Ga bagus buat Veo

Veo : Iya Bia, maafin Veo ya Bia

Lalu veo pun memeluk saya sambil menangis. Masya Allah.. Saya terharu..

No comments:

Post a Comment