Saturday, December 16, 2017

Game Level 2 Day 10 Bunsay IIP

Alhamdulillah memasuki hari terakhir tantangan melatih kemandirian, bagi saya sebagai orangtua menjadi suatu pembelajaran untuk menetapkan tujuan kemandirian anak dan berusaha untuk selalu melatih kemandirian anak dengan cara yang menyenangkan.

#gamelevel2
#kuliahbunsayiip
#melatihkemandirian

Friday, December 15, 2017

Game Level 2 Day 9 Busay IIP

Veo semakin mudah diajak bekerja sama,  ketika kami pergi keluar rumah Veo mau dan berinisiatif makan sendiri bahkan Veo yang menawarkan diri untuk makan sendiri.  Ketika saya sedang repot mengambil makanan,  veo pun berinisiatif untuk membawa makanan miliknya sendiri.  Alhamdulillah nak semakin pintar..

#Gamelevel2

#Kuliahbunsayiip

#Melatihkemandirian

Wednesday, December 13, 2017

Game Level 2 Day 8 Bunsay IIP


Hari ini kami pergi ke luar kota,  melatih kemandirian Veo hari ini masih dilihat di kemandirian makan sendiri.  Di bis yang kami tumpangi Veo berhasil makan nasi bekal dari rumah sampai habis, setelahnya Veo meminta untuk memakan roti bekal juga. Lucunya Veo makan sambil tertidur karena mengantuk. Alhamdulillah di hari ke 8 sudah mulai ada progress Veo mau makan sendiri meskipun sedang tidak di rumah.


#Gamelevel2
#Kuliahbunsayiip
#melatihkemandirian




Tuesday, December 12, 2017

Game Level 2 day 7 Bunsay IIP

Melatih kemandirian hari ke 7,melihat perkembangan makan mandiri nya Veo. Untuk makanan yang Veo senangi,  Veo semangat makan sendiri hingga habis. Setiap kali Veo selesai makan sendiri,  saya memberi Veo penghargaan berupa bintang yang nanti nya bisa Veo tukarkan dengan hadiah yang telah kita sepakati bersama. Meskipun masih bergantung mood,  tidak apa - apa namanya berlatih. Kita coba terus..  Semangat!

#gamelevel2
#kuliahbunsayiip
#melatihkemandirian

Monday, December 11, 2017

Game Level 2 Day 6 Bunsay IIP

"Balapan minum susu yuk Veo? " tanya saya.
"Ayuuuuuuk Biaaaa" jawab Veo.

Veo selalu antusias apabila saya ajak berlomba melakukan apapun, Veo sedang berlatih minum susu sendiri. Cukup menantang bagi saya untuk melatihnya minum susu sendiri sejak usia 2 tahun.  Biasanya disuapi pakai sendok atau dipegangi gelasnya sambil dibujuk.  Mulai seminggu terakhir saya coba ajak Veo berlomba menghabiskan segelas susu,  cukup efektif walaupun hari ini hanya habis seperempat. Selebihnya tetap saya pegangi gelasnya dan dengan sedikit bujukan.

#gamelevel2
#kuliahbunsayiip
#melatihkemandirian

Sunday, December 10, 2017

Game Level 2 Day 5 Bunsay IIP

Melatih kemandirian Veo hari ini yaitu Veo berlatih untuk memanen wortel dan mencuci sendiri wortel hasil panen nya.  Untuk kemandirian mencuci buah ataupun sayur, Veo sering saya ajak membantu membersihkan sayur dan buah yang akan kami konsumsi. Veo sangat senang segala kegiatan yang berhubungan dengan air hihi


#Gamelevel2

#KuliahBunsayIIP

#MelatihKemandirian

Saturday, December 9, 2017

Game Level 2 Day 4 Bunsay IIP

Hari ini hari ke 4 melatih kemandirian Veo, kali ini saya mencobaagi untuk melatih makan sendiri Veo.
Pagi hari setelah bangun tidur,  Veo memakan sereal kesukaan nya dengan ditemani buku kesayangan nya Halo Balita.  Sejak beberapa hari sebelumnya saya sering sekali membacakan buku Halo Balita yg berjudul "Aku Bisa Makan Sendiri" sambil terus sounding Veo bahwa Veo bisa makan sendiri seperti si Shali (tokoh dalam buku cerita Halo Balita). Pagi tadi Veo berhasil menghabiskan semangkuk penuh sereal kesukaan nya. Alhamdulillah..

#Gamelevel2
#Kuliahbunsayiip
#MelatihKemandirian

Friday, December 8, 2017

Game Level 2 Day 3 Bunsay IIP

Sudah sejak 2 tahun Veo memiliki keinginan untuk mrnyikat gigi nya sendiri,  hingga saat ini berusia 3,5 tahun. Namun sejak awal saya tetap yang menyikatkan gigi Veo setelah Veo mencoba menyikat sendiri dengan alasan agar lebih bersih gigi nya. Beberapa bulan ini saya melatih Veo cara menyikat gigi yang baik dan benar secara mandiri. Agak sedikit menantang karena namanya anak anak yang masih belajar pasti tidak terlalu detil dalam membersihkan gigi nya sendiri. Mulai hari ini saya latih Veo untuk benar2 menyikat gigi secara baik dan benar seorang diri. Veo pun sangat semangat!


#Gamelevel2

#KuliahBunsayIIP

#MelatihKemandirian



Thursday, December 7, 2017

Game Level 2 Day 2 Bunsay IIP

Hari ini hari kedua melatih Veo makan sendiri,  karena kelihatan nya hari ini Veo kurang enak badan saya melihat timing yang pas untuk mengajak Veo makan sendiri, diawal awal Veo mau makan sendiri tapi hanya beberapa suap dan tidak habis semua. It's OK gapapa nak, karena Veo kurang enak badan pasti makan nya jadi kurang berselera. Kita coba lagi besok.

#Gamelevel2
#Kuliahbunsayiip
#Melatihkemandirian

Wednesday, December 6, 2017

Game level 2 day 1 Bunsay IIP Bismillah

Kali ini hari pertama tantangan kemandirian Bunsay IIP,  di tantangan ini saya mengajak Veo untuk melatih kemandirian nya. Kegiatan yang sepakat kami latih yaitu melatih keterampilan makan sendiri, Veo sudah mulai makan sendiri tetapi terkadang Veo sering tidak mood dan akhirnya meminta saya menyuapinya. Di hari pertama ini Veo meminta untuk dibuatkan makanan kesukaan nya yaitu tumis ayam,  awal mula saya memberi porsi setengah dari biasanya. Meskipun baru dicoba setengah porsi dari biasanya, Alhamdulillah Veo mampu dan mau makan sendiri sampai habis.

#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian

Friday, November 17, 2017

Komunikasi Produktif

Akhirnya penantian Veo akhirnya tiba, yaitu penantian ketika celengan ayam milik Veo penuh.

Bia : Veo.. Veo.. Seperti janji Bia kemarin kalau celengan Veo sudah penuh..  Veo boleh beli barang yang Veo inginkan.

Veo : Iya Bia

Bia : Yuk kita lihat sama sama, sudah penuh belum yaaaa? Ayam nya sudah gendut itu nak.

Veo : Biaaaaa,  ayam veo udh gendut,  Veo mauuuuu  beli mainan Biaaaaa..

Bia : Ayo berangkat!

Akhirnya veo pun membeli mainan yang dia pilih sendiri,  dan terlihat sekali senyuman dan raut bahagia yang terpancar dari wajahnya. Veo pun mulai belajar bahwa untuk mendapatkan apa yang diinginkan harus melalui pengorbanan terlebih dahulu. Alhamdulillah..

#Hari10
#Gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Komunikasi Produktif

Ketika sedang di perjalanan  menuju Balikpapan. Sepertinya veo merasa bosan  setelah 2 jam dalam perjalanan, Veo pun menjadi agresif,  veo menyalakan wipers, menarik narik baju Ayah, hingga memencet segala tombol di mobil ketika Ayah sedang menyetir. Setelah diperingati berkali kali,  Veo mengabaikan peringatan kami hingga akhirnya Ayah pun kesal dan menegur Veo. Veo pun langusng berhenti dan menahan tangis. 

Veo : Ayah kok marah marahin Veo? Ayah ngga sayang Veo.

Ayah : Ayah ngga suka Veo seperti itu,  Ayah sudah bilang tapi Veo abaikan ucapan Ayah.

Veo pun menangis dan langsung mengahampiri saya.

Veo : Bia,  Ayah ngga sayang Veo ya Bia?

Bia : Ayah sayang Veo kok nak,  cuma Ayah kesal nak. Bia ngerti Veo sedang bosan tapi kalau Veo berlaku seperti tadi itu bisa membahayakan diri Veo dan Ayah Bia.

Veo : Iya Bia maafin Veo ya Bia, maafin Veo ya Ayah..

#Hari 9
#Gamelevel1
#tantangan10hari
#komunimasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Komunikasi Produktif

Siang setelah shalat jumat rencananya kami sekeluarga akan melakukan perjalanan menuju Balikpapan untuk melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.  Sejak pagi saya disibukkan dengan menyiapkan segala keperluan sebelum keberangkatan kami. 

Ayah : Bia tolong dikondisikan segala keperluan sebelum keberangkatan kita ya sayang.. Ayah mau ngejar supaya kita sampai di Balikpapan sebelum maghrib.

Sejak pagi saya sibuk menyiapkan keperluan sambil mengurus dan menyiapkan kebutuhan veo. Namun entah mengapa sejak pagi pinggang saya sakit sehingga segala persiapan menjadi lebih lamban. Hingga waktu siang pun tiba dan suami pulang,  namun saya belum menyelesaikan mengemas barang barang.

Ayah : Bia,  kok masih packing?  (terlihat wajah kecewa dan kesal)

Bia : Yah,  aku sakit2 pinggang nih ngga enak bgtttt badan nya..

Kami berdua pun sempat miss komunikasi hingga saling kesal satu sama lain. Hingga kami pun saling berbicara satu sama lain dan klarifikasi menjelaskan keadaan dan maksud masing masing. Alhamdulillah segala sesuatu apabila dikomunikasikan dengan  baik, pasti akan tercapai maksud dan keingunan satu sama lain.

#hari8
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Thursday, November 16, 2017

Komunikasi Produktif

Veo : Bia.. Bia..  Ada boneka baby Bia lihat.

Saya :  Oiya nak ada Baby

Veo : Lihat Bia veo mandiin baby nya.

Saya : Iyaaaa..  Pintar nak baby nya senang itu dimandikan Veo.

Veo : Veo juga kasih susu baby sama nyanyiin baby nya "twinkle twinkle little star,  how i wonder what you are"

Saya : Masya Allah.. Luar biasa pintarnya  Veo.. Pasti baby nya senang tuh..

Veo : Iya Bia,  Veo mau punya baby juga dong Bia.

Saya : Insya Allah ya nak. Doakan semoga Bia bisa kasih Veo adik.

Tuesday, November 14, 2017

Komunikasi Produktif

Hari ini, sejak percakapan Bia dan Veo kemarin mengenai waktu menonton TV, sejak pagi Veo sama sekali tidak meminta untuk menonton TV. Saya merasa cukup terkejut, tapi ada beberapa kejadian lucu yang terjadi hari ini akibat percakapan kami kemarin.
Kemarin saya memberi Veo contoh dampak dari menonton TV berlebihan.
Seharian ini veo berkata berulang - ulang
"Bia, mata orang kalau kebanyakan nonton itu merah ya?"
"Mata veo merah apa putih Bia?"
" Terlalu banyak menonton itu ga bagus ya Bia?"

Alhamdulillah, hari ini saya senang sekali dengan tingkah laku dan pertanyaan - pertanyaan cerdas Veo. Seharian ini saya senang karena Veo menghabiskan waktu nya dengan beraktifitas fisik, membaca, dan mengerjakan workbook. Semoga selanjutnya saya bisa mengangkas lbh banyak waktu nonton nya Veo.

#hari6
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Komunikasi Produktif

Hari ini, sejak percakapan Bia dan Veo kemarin mengenai waktu menonton TV, sejak pagi Veo sama sekali tidak meminta untuk menonton TV. Saya merasa cukup terkejut, tapi ada beberapa kejadian lucu yang terjadi hari ini akibat percakapan kami kemarin.
Kemarin saya memberi Veo contoh dampak dari menonton TV berlebihan.
Seharian ini veo berkata berulang - ulang
"Bia, mata orang kalau kebanyakan nonton itu merah ya?"
"Mata veo merah apa putih Bia?"
" Terlalu banyak menonton itu ga bagus ya Bia?"

Alhamdulillah, hari ini saya senang sekali dengan tingkah laku dan pertanyaan - pertanyaan cerdas Veo. Seharian ini saya senang karena Veo menghabiskan waktu nya dengan beraktifitas fisik, membaca, dan mengerjakan workbook. Semoga selanjutnya saya bisa mengangkas lbh banyak waktu nonton nya Veo.

#hari6
#gamelevel1
#komunikasiproduktif
#bunsayiip

Monday, November 13, 2017

Komunikasi Produktif

Bangun dari  tidur siang Veo langsung merajuk kepada saya untuk menonton TV, dengan segala usaha nya untuk mendapatkan izin saya, Veo merajuk hingga menangis sejadi jadinya.

Veo : Bia, Veo mau nonton Biaaa (sambil menangis)

Saya : Tidak Veo, Jatah Menonton Veo sudah habis hari ini.

Veo : Tapi Veo mau nonton Bia (menangis semakin kencang)

Saya : Yaaah Veo, sayang sekali jatah 1jam menonton Veo sudah Veo pakai semua kan nak.

Veo pun terus menangis dan merujuk, hingga saya pun segera berlutut dengan tujuan sejajarkan tinggi saya dan Veo dan saya pun menatap mata Ve o sambil berkata

Saya : Oke, Veo tenangkan diri Veo dulu ya. Kalau sudah tenang, Veo boleh bicara sama Bia (sambil saya mengelus elus punggung Veo)

Saya : Veo sudah tenang?

Veo : sudah Bia

Saya : Veo sedih ngga bisa nonton?

Veo : Iya

Saya : Veo sedih karena Veo pengen nonton TV tapi ternyata jatah Veo sudah habis ya?

Veo : Iya Bia (sambil menangis)

Saya : Yasudah, Veo tenangkan diri Veo dulu ya. Kasih tau Bia kalau Bia udh boleh bicara.

Veo mengangguk

Veo : sudah tenang Bia.

Saya : Oke veo, Bia  paham Veo pasti merasa sedih. Veo inget ngga kalau kita sepakat Veo hanya boleh nonton satu jam sehari?

Veo : Iya ingat Bia

Saya  : Nah waktu satu jam veo sudah terpakai tadi, jadi kalau sudah terpakai artinya apa?

Veo : Veo nggak nonton lagi, Bia.

Saya : Oke baik, veo tau kan kalau Veo menonton terlalu lama Bia khawatir nanti mata Veo sakit. Ga bagus buat Veo

Veo : Iya Bia, maafin Veo ya Bia

Lalu veo pun memeluk saya sambil menangis. Masya Allah.. Saya terharu..

Sunday, November 12, 2017

Komunikasi Produktif

Pagi ini Saya, Suami dan Veo bangun dengan kondisi tubuh yang sedang tidak fit. Kami bertiga terkena flu, mungkin karena faktor rumah yang sedang direnovasi dan kami memiliki sensitivitas pada debu.

Ayah : Bia, biar Ayah bantu semua kerjaan di rumah yah sayang, supaya Bia ada waktu untuk beristirahat.

Saya : Ya Ayah, baik banget. Terima kasih ya Yah..

Ayah : Udah diem aja di kamar, biar ngga kena debu.

Satu jam kemudian ketika saya sedang bermain di dalam kamar bersama Veo, Ayah masuk ke kamar dan Ayah mempersilahkan kami keluar kamar dan ternyata rumah sudah dalam keadaan bersih dan rapi.

Saya : Masyaa Allah rapi dan bersih sekali yah, terima kasih ya Ayah..

Tak lama veo pun menyaut

Veo : Terima kasih Ayah, rumahnya  Veo sudah rapi.. Veo sayang Ayah..

Saya : Bia juga sayang Ayah..

Ayah : Ayah sayang Bia dan Veo

Masyaa Allah betapa indahnya ketika kita saling menghargai dan mengerti satu sama lain, ketika kita berkata dan berbuat baik pun anak akan meniru apa pun yang kita ucapkan atau lakukan.. Alhamdulillah..

#hari4
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Friday, November 10, 2017

Komunikasi Produktif

Tantangan hari ketiga ini cukup menantang bagi saya, apalagi kondisi Veo sedang dalam keadaan tidak fit. Rasanya komunikasi sulit terjalin,  Veo cenderung sensitif dan mudah sekali marah dan nangis karena rasa tidak nyaman nya.  Siang ini jadwal Veo kontrol  ke dokter THT karena infeksi telinga yang dialami sejak seminggu lalu.  Tantangan lebih berat ketika saya harus membujuknya dan membawa veo ke dokter tanpa didampingi suami saya. Sepanjang perjalanan Veo mengeluhkan bahwa dirinya merasa tidak nyaman karena sakit. Sebelum kami berangkat pun saya membujuk Veo cukup sulit sekali  hingga akhirnya Veo mau. Ketika di jalan pun saya berusaha memberikan afirmasi positif kepada Veo.  Hingga akhirnya pun saya berhasil membuat Veo mau diperiksa oleh dokter tanpa ada sedikitpun tangisan. Alhamdulillah..

#level1
#day3
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Thursday, November 9, 2017

Komunikasi Produktif

Siang tadi ketika saya akan mengendarai mobil dan memencet remote mobil, ternyata remote tersebut tidak menyala karena baterai nya ternyata sudah mati. Lalu segera saya membuka pintu mobil secara manual menggunakan kunci,  terdengarlah alaram yang begitu nyaringnya dan tak mau berhenti.  Segala cara saya coba hingga 15 menit berlalu,  alaram pun tak kunjung berhenti. Bunyi nya begitu nyaring dan memekakkan telinga. Segera saya telepon suami.

Saya : Ayah, ini mobil mati remote nya sepertinya baterai nya habis dan alaram nya tidak mau berhenti (berbicara dengan sangat panik)
Suami : *suami pun mencoba menjelaskan cara cara yang mungkin bisa dilakukan*
Saya : gimana nih yah ini ngga bisa juga,  aku harus gimana lagi dong ini! (dengan nada panik dan sedikit tinggi)
Suami : *suami kembali mencari cara dan berusaha menjelaskan*
Saya : ahh ngga bisa juga yasudah deh saya cari sendiri  caranya!
Suami : yasudah. Assalamualaikum.

Tidak lama setelah mencoba cari cara,  ternyata  tak kunjung berhasil.  Sampai saya telepon lagi,  dan suami menyarankan saya mencari baterai jam untuk mengganti remote mobil. Setelah berputar putar  dan mencari ternyata baterai nya bukan baterai jam, melainkan baterai biasa yang ukuran nya kecil sekali. Tak lama setelah  baterai diganti dan kembali berfungsi saya telepon  suami dan dengan nada marah karena informasi yang disampaikan mengenai jenis baterai keliru. Suami pun merespon dengan ketus.

Hari ini saya kurang berhasil menggunakan komunikasi produktif,  karena kondisi panik membuat sya tidak bisa berkomunikasi dengan baik.

#hari2
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Monday, November 6, 2017

Komunikasi Produktif

Siang hari ketika saya dan Veo akan berangkat menuju playground untuk agenda playdate dengan teman sebayanya, sebelum berangkat saya memberikan sebuah aturan kesepakatan kepada Veo.

Saya : Veo, sore ini kita akan main di playground bersama Kakak Razia dan Fathir, Veo yang tertib dan harus saling sayang ya nak.

Veo : Oke Bia..

Saya : Baik, berarti Veo harus bagaimana nak nanti?

Veo : Veo mau tertib dan Veo mau baik baik sama Fathir dan Kakak Razia, Bia..

Saya : Pintar Veo, ayo kita berangkat!

Selama perjalanan kami di dalam mobil, interaksi antara Veo dan Fathir pun berjalan dengan baik, Veo dengan senang hati mau berbagi dan saling bergantian mainan juga buku, mereka benar - benar tertib. Sesampainya di playground dan bertemu Kakak Raziq mereka pun bermain bersama dan terlihat sangat kompak,tertib dan saling menyayangi. Tak terasa 2 jam pun berlalu, waktu bermain pun sudah habis. Ketika saya mengingatkan Veo untuk mengakhiri permainan, Veo merajuk rajuk dan menangis. Saya mencoba membujuk untuk segera mengakhiri permainan dan bergegas pulang, namun semakin menjadi tangisnya akhirnya saya memutuskan untuk memberi timing.

Saya : Veo waktunya sudah habis, kita pulang yuk.

Veo : ngga mau Bia, Veo masih ingin bermain.

Saya : Baiklah Veo, Bia beri Veo waktu ya.. Kalau alaram di HP sudah berbunyi itu tandanya kita pulang ya

Veo : Oke Bia (sambil terseguk sengguk setelah menangis)

Alaram pun berbunyi.

Bia : Nah nak alaram nya berbunyi

Veo : ayo bia kita pulang.

Alhamdulillah.. Dengan riang hati veo pun bersedia untuk tertib dan mematuhi batas waktu yang diberikan.

#har1
#game level1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Sunday, July 30, 2017

BUNDA SEBAGAI AGEN PERUBAHAN

_Matrikulasi IIP batch #4_
_Nice HomeWork #9_


*BUNDA sebagai AGEN PERUBAHAN*
***PETUNJUK PENGERJAAN***
Bunda, kalau sudah menemukan passion (ketertarikan minat ) ada di ranah mana, mulailah lihat isu sosial di sekitar anda, maka belajar untuk membuat solusi terbaik di keluarga dan masyarakat.
Rumus yang kita pakai :
*PASSION + EMPHATY = SOCIAL VENTURE*
Social venture adalah suatu usaha yang didirikan oleh seorang social enterpreneur baik secara individu maupun organisasi yang bertujuan untuk memberikan solusi sistemik untuk mencapai tujuan sosial yang berkelanjutan.
Sedangkan social enterpreneur adalah orang yg menyelesaikan isu sosial di sekitarnya menggunakan kemampuan enterpreneur.
Sehingga bunda bisa membuat perubahan di masyarakat diawali dari rasa emphaty, membuat sebuah usaha yang berkelanjutan diawali dengan menemukan passion dan menjadi orang yang merdeka menentukan nasib hidupnya sendiri.
Hal ini akan membuat kita bisa menyelesaikan permasalahan sosial di sekitar kita dengan kemampuan enterpreneur yang kita miliki. Sehingga untuk melakukan perubahan tidak perlu menunggu dana dari luar, tapi cukup tekad kuat dari dalam.
Mulailah dari yg sederhana,  lihat diri kita, apa permasalahan yg kita hadapi selama ini, apabila kita bisa menyelesaikan permasalahan kita, dan membagikan sebuah solusi, bisa jadi ini menjawab permasalahan yg dihadapi oleh orang lain. Karena mungkin banyak di luar sana yg memiliki permasalahan yg sama dengan kita.
Setelah selesai dengan permasalahan kita sendiri, baru keluar melihat isu sosial yg ada di sekitar kita.
Bagaimana caranya? Isilah bagan-bagan di bawah ini:
Selamat menjadi agen perubahan
Karena
_Everyone is a Changemaker_
( Setiap orang adalah agen perubahan)
Sampai jumpa di perkuliahan Ibu Profesional selanjutnya untuk bisa lebih memahami secara detil matrikulasi IIP ini.
Salam,
/Tim Fasilitator IIP/


PASSION + EMPHATY = SOCIAL VENTURE

Sunday, July 23, 2017

MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS

Nice HomeWork #8

Bunda, setelah di materi sesi #8 kita belajar tentang bagaimana pentingnya menemukan misi hidup untuk menunjang produktivitas keluarga. Maka saat ini kita akan lebih menggali bagaimana menerapkannya secara teknis sbb :

a. Ambil salah satu dari ranah aktivitas yang sudah teman-teman tulis di kuadran SUKA dan BISA (lihat NHW#7)

Ranah aktivitas yang saya SUKA dan BISA adalah mempelajari ilmu baru yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas diri sesuai dengan yang diperlukan saat ini. Diantaranya manajemen keuangan, ilmu pola asuh anak,  memasak dan menjalankan pola hidup sehat.

b. Setelah ketemu satu hal, jawablah pertanyaan “BE DO HAVE” di bawah ini :

1. Kita ingin menjadi apa ? (BE)

Saya ingin menjadi pribadi, ibu dan istri  yg baik bagi keluarga saya. Saya ingin terus berpacu dengan diri saya untuk melakukan perbaikan diri. Saya ingin memanage diri dan keluarga dengan baik sehingga kedepan akan mampu memanage hal yg lbh besar lagi.

2. Kita ingin melakukan apa ?

Saya ingin melakukan perubahan yang bertahap dan konsisten. Memperbanyak wawasan saya mengenai ilmu yg akan saya dalami diatas, men - challenge diri saya hari demi hari dengan strategic plan yg saya buat untuk berpacu dgn tujuan hidup yg saya inginkan

3. Kita ingin memiliki apa? (HAVE)

Saya ingin memiliki keluarga yg solid, bersama mencapai visi dan misi menuju kebaikan dan bersama menuju surga-Nya. Serta menjadi  keluarga yg kuat  secara iman,  raga,  dan finansial yg mumpuni sehingga mampu menjalani tugas kehidupan dengan baik.

c. Perhatikan 3 aspek dimensi waktu di bawah ini dan isilah:

1. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose)

menjadi orang yang bermanfaat & mengumpulkan amal jariyah.

2.Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan ( strategic plan)

- melaksanakan KM 0 - 5
- Menyelesaikan kuliah saya di bidang businnes management dengan baik dan mengaplikasikan ilmu yg saya miliki
- Membangun bisnis bersama suami

3. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun ( new year resolution)

Fokus, konsisten dan disiplin menjalankan target dan pencapaian yg telah saya  tentukan.

Mulailah dengan PERUBAHAN, karena pilihannya hanya satu BERUBAH atau KALAH

Salam Ibu Profesional,

/Tim Matrikulsi IIP/

Sunday, July 16, 2017

NHW 7


💡TAHAPAN MENUJU BUNDA PRODUKTIF💡

Bunda dan calon bunda yang masih semangat belajar sampai NHW #7. Selamat, anda sudah melampaui tahap demi tahap belajar kita dengan sabar.
Setelah kita berusaha mengetahui diri kita lewat NHW -NHW sebelumnya, kali ini kita akan mengkonfirmasi apa yang sudah kita temukan selama ini dengan tools yang sudah dibuat oleh Abah Rama di Talents Mapping.

Segera cocokkan hasil temu bakat tersebut dengan pengalaman yang sudah pernah teman-teman tulis di NHW#1 – NHW #6

Semua ini ditujukan agar kita bisa masuk di ranah produktif dengan BAHAGIA.

🍀 Ketahuilah tipe kekuatan diri (strenght typology) teman-teman, dengan cara sbb :
1⃣masuk ke www.temubakat.com
2⃣isi nama lengkap anda, dan isi nama organisasi : Ibu Profesional
jawab Questioner yang ada disana, setelah itu download hasilnya

3⃣Amati hasil dan konfirmasi ulang dengan apa yg anda rasakan selama ini.
4⃣ Lampirkan hasil ST30 (Strenght Typology) di Nice Homework #7
🍀 Buatlah kuadran aktivitas anda, boleh lebih dari 1 aktivitas di setiap kuadran
Kuadran 1 : Aktivitas yang anda SUKA dan anda BISA
Kuadran 2 : Aktivitas yang anda SUKA tetapi andaTIDAK BISA
Kuadran 3 : Aktivitas yang anda TIDAK SUKA tetapi anda BISA
Kuadran 4: Aktivitas yang anda TIDAK SUKA dan anda TIDAK BISA

Potensi Kekuatan saya ialah :
1. ANA - ANALYST
2. CMD - COMMANDER
3. COM - COMMUNICATOR
4. EDU - EDUCATOR
Potensi Kelemahan saya ialah :
1. ADM - ADMINISTRATOR
2. CRE - CREATOR
3. EXP - EXPLORER
4. OPE - OPERATOR
Strength Cluster (%) :
1. Networking43%
2. Generating Idea29%
3. Thinking14%
4. Headman14%

Aktifitas yg disuka dan bisa :
- mengelola keuangan keluarga, mencatat pengeluaran pemasukan serta mengatur dana investasi, tabungan,  dll
- mengatur tata letak barang2 di rumah dan mengorganisir barang2 berdasarkan jenis dan kegunaan agar rumah nyaman dan enak dilihat
- merencanakan  kegiatan anggota keluarga dari mulai jadwal kesehatan, dll
- merencanakan menu makanan dan masakan

Aktifitas yg disuka tapi tidak bisa :
- public speaking
- bernegosiasi

Aktifitas yg tidak disuka tetapi bisa :
- merias wajah
- nyetrika

Aktifitas yg tidak disuka dan tidak bisa :
- berkebun

Sunday, July 9, 2017

Nice HomeWork 6

☘☘NICE HOMEWORK #6☘☘

*BELAJAR MENJADI  MANAJER KELUARGA HANDAL*

Bunda, sekarang saatnya kita masuk dalam tahap “belajar menjadi manajer keluarga yang handal.
Mengapa? karena hal ini akan mempermudah bunda untuk menemukan peran hidup kita dan semoga mempermudah bunda mendampingi anak-anak menemukan peran hidupnya.

Ada hal-hal yang kadang mengganggu proses kita menemukan peran hidup yaitu RUTINITAS

Menjalankan pekerjaan rutin yang tidak selesai, membuat kita Merasa Sibuk sehingga kadang tidak ada waktu lagi untuk proses menemukan diri.
Maka ikutilah tahapan-tahapan sbb :

Tuliskan 3 aktivitas yang paling penting, dan 3 aktivitas yang paling tidak penting

Waktu anda selama ini habis untuk kegiatan yang mana?

Jadikan 3 aktivitas penting menjadi aktivitas dinamis sehari-hari untuk memperbanyak jam terbang peran hidup anda, tengok NHW sebelumnya ya, agar selaras.

Kemudian kumpulkan aktivitas rutin menjadi satu waktu, berikan “kandang waktu”, dan patuhi cut off time ( misal anda sudah menuliskan bahwa bersih-bersih rumah itu dari jam 05.00-06.00, maka patuhi waktu tersebut).

Jangan ijinkan agenda yang tidak terencana memenuhi jadwal waktu harian anda.

Setelah tahap di atas selesai anda tentukan. Buatlah jadwal harian yang paling mudah anda kerjakan.

Amati selama satu minggu pertama, apakah terlaksana dengan baik?

kalau tidak segera revisi, kalau baik, lanjutkan sampai dengan 3 bulan.

_SELAMAT MENGERJAKAN_
Salam Ibu Profesional,

/Tim Matrikulasi IIP/ 3 aktivitas penting dan 3 aktivitas tidak penting.

Tulislah 3 aktivitas yang paling penting!
·         Bermain dan belajar bersama anak
·         Memasak dan membuat menu sehat untuk anak dan suami
·         Implementasi 0 km milestone (Upgrade kapasitas diri)

Tulislah 3 aktivitas yang paling tidak penting!
-         Online medsos
-         Teleponan

Waktu anda selama ini habis untuk kegiatan yang mana?
·         online medsos

Buatlah jadwal harian Anda!

JADWAL HARIAN

04.00 - 05.00 : baca buku dan shalat subuh
05.00 - 06.00 : siapkan sarapan dan masakan untuk siang
06.00 - 07.30 : ngobrol santai sama suami sambil menyiapkan kebutuhan suami ke kantor
07.30-08.00 : sarapan
06.30 - 12.00 : bermain dan belajar bersama anak
12.00 - 13.30 : shalat dan makan siang
13.30 - 16.30 : waktu saya fokus belajar
17.00- 17.30 :memberi makan anak
17.40 - 18.30 : masak makan malam
18.30 - 19.00 : Maghrib + tilawah
19.00 - 19.30 : makan malam
19.30 - 19.40 : Isya
19.40 - 21.00 : quality time antara saya suami dan anak
21.30  : waktu saya dan suami saling berkomunikasi tentang banyak hal

Keterangan:

Jadwal ini akan dicoba selama 1 minggu pertama. Jika baik, akan diteruskan pada minggu berikutnya sampai 3 bulan. Jika tidak pas, akan direvisi.

Sunday, June 18, 2017

_NICE HOMEWORK #5_ _MATRIKULASI INSTITUT IBU PROFESIONAL  BATCH #4_

📝 *BELAJAR BAGAIMANA CARANYA BELAJAR*📝 (Learning  How to Learn)

Desain pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses perencanaan pembelajaran ala saya :

1. Menentukan ilmu yang akan dipelajari sesuai kebutuhan
    Saya memutuskan untuk mendalami ilmu tentang pendidikan anak dan financial planing
2. Menentukan tujuan belajar
    Tujuan belajar diperlukan sebagai pengingat saat dalam kondisi down agar semangat tetap terjaga
3. Menganalisis materi apa saja yang harus kita pelajari untuk menguasai ilmu tersebut
    Materi yang harus saya pelajari yaitu :
    - Tahap perkembangan anak
    - Psikologi anak
    - Pelaksanaan pendidikan yang tepat untuk anak (metode pembelajaran)
    - Cara pengembangan potensi anak sejak dini
    - Cara komunikasi dengan anak
    - Ilmu manajemen keuangan
3. Menentukan sumber belajar
    Sumber belajar bisa dari buku, guru ataupun seminar dan pelatihan.
4. Menentukan metode belajar
    Sesuai karakter saya, saya lebih suka belajar secara audio visual.
5. Membuat strategi belajar
6. Pelaksanaan
7. Evaluasi termasuk didalamnya kendala belajar
8. Perbaikan

Itulah beberapa tahap yang perlu saya lakukan dalam desain pembelajaran saya untuk mencapai misi kehidupan. Semoga langkah kecil ini menjadi jalan untuk semakin mendekatakan diri saya terhadap visi misi hidup saya..

Wassalamualaikum.

Sunday, June 11, 2017

NICE HOME WORK #4

🍀MENDIDIK DENGAN KEKUATAN FIITRAH 🍀

a. Mari kita lihat kembali Nice Homework #1 , apakah sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di Universitas Kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda ingin mengubah jurusan ilmu yang akan dikuasai?
Setelah melalui perenungan beberapa minggu ini, sepertinya saya akan mengubah sedikit jurusan di universitas kehidupan. Saya akan coba merenungi nya lagi. Untuk saat ini saya memilih pendidikan anak dan financial planing.

b.  Mari kita lihat Nice Homework #2,  sudahkah kita belajar konsisten untuk mengisi checklist harian kita? Checklist ini sebagai sarana kita untuk senantiasa terpicu “memantaskan diri” setiap saat. Latih dengan keras diri anda, agar lingkungan sekitar menjadi lunak terhadap diri kita.
Alhamdulillah checklist berjalan konsisten hanya saja setelah saya koreksi checklist yg ada saya akan menambahkan dan sedikit mengubah checklist yg ada.

b.Baca dan renungkan kembali  Nice Homework #3, apakah sudah terbayang apa kira-kira maksud Allah menciptakan kita di muka bumi ini? Kalau sudah, maka tetapkan bidang yang  akan kita kuasai, sehingga peran hidup anda akan makin terlihat.

Misi Hidup : memperkuat wawasan dan kualitas diri sehingga dapat memberikan manfaat bagi diri, keluarga, dan oranglain.
Bidang : Manajemen Keluarga

c. Setelah menemukan 3 hal tersebut,  susunlah ilmu-ilmu apa saja yang diperlukan untuk menjalankan misi hidup tersebut.

1. Bunda Sayang : Ilmu-ilmu seputar pengasuhan anak
2. Bunda Cekatan : Ilmu-ilmu seputar manajemen pengelolaan diri dan rumah tangga
3. Bunda Produktif : Ilmu-ilmu seputar minat dan bakat, kemandirian finansial dll.
4. Bunda Shaleha : Ilmu tentang berbagi manfaat kepada banyak orang

d. Tetapkan Milestone untuk memandu setiap perjalanan anda menjalankan Misi Hidup

KM 0 – KM 1 ( tahun 1 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Sayang
KM 1 – KM 2 (tahun 2 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Cekatan
KM 2 – KM 3 (tahun 3 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Produktif
KM 3 – KM 4 ( tahun 4) : Menguasai Ilmu seputar Bunda shaleha

f. Lakukan, lakukan, lakukan, lakukan

Saturday, June 3, 2017

📚MEMBANGUN PERADABAN DARI DALAM RUMAH 📚

NICE HOMEWORK #3

🙋👨‍👩‍👦‍👦Nikah

a. Membuat surat cinta untuk suami.
Ini merupakan pengalaman pertama dalam hidup saya menulis surat cinta, tetapi justru saya sering sekali diberi surat cinta oleh suami.Suami merupakan orang yg sangat romantis sedangkan saya bukan orang yg romantis. Akhirnya saya mencoba menuliskan surat cinta pertama saya dan saya selipkan di tas kantor suami. Hingga selang sehari saya menemukan surat balasan di lemari pakaian yg membuat mata saya berkaca2. Sangat romantis.

b. tuliskan potensi kekuatan diri mereka masing-masing.
Saya memiliki anak laki-laki berusia  37 bulan namanya Averroes panggilan nya Veo. Sejauh ini yg saya tangkap dari apa yg paling Veo senangi dan menjadi potensi kekuatan dari Veo diantaranya ,Veo memiliki konsentrasi yg cukup tinggi Veo sangat senang membaca buku bahkan membaca buku sendiri menggunakan robot pen bisa menghabiskan waktu sampai satu jam.Veo juga sangat senang bermain segala macam permainan yg berupa bangunan konstruktif atau mainan bongkar pasang dan susun2 seperti lego dan balok kayu, veo sudah mampu menyusun lego yg tingkat kesulitan nya diperuntukkan untuk usia 6 tahun keatas sejak usia 30 bulan. Veo juga anak yg sangat cepat beradaptasi,sangat cepat akrab dengan orang yg baru ditemuinya ramah dan sangat senang bertemu dgn banyak orang. Senang tampil dan menjadi pusat perhatian.
Terakhir, Veo senang sekali berbicara, siapapun akan Veo ajak berbicara, sekalipun itu orang yg baru dikenalnya.

c. Lihatlah diri anda, silakan cari kekuatan potensi diri anda. kemudian tengok kembali anak dan suami, silakan baca kehendak Allah, memgapa anda dihadirkan di tengah-tengah keluarga seperti ini dengan bekal kekuatan potensi yg anda miliki.
Untuk potensi diri rasanya saya akan mencoba merangkum apa hal yg saya paling senangi. Saya orang yg senang dgn segala yg bersifat mengorganisir dari mulai kegiatan, waktu, dan keuangan, menu harian keluarga. Dan saya konsep semua dalam bentuk tertulis. Ini merupakan kebiasaan saya sejak SD dengan selalu menulis segala perencanaan dan segala macam kegiatan di buku agenda. Dan Alhamdulillah, hal ini sangat teraplikasi dalam kehidupan keluarga kami.

d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda? adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa keluarga anda dihadirkan disini?
Sudah sejak 4 bulan  ini saya merantau di tempat suami dilahirkan hingga dibesarkan yaitu di Samarinda. Setelah hampir 2,5 tahun kami menjalanin hubungan jarak jauh Bandung - Samarinda. Awalnya bukan hal yg mudah bagi saya untuk mengikuti suami disini. Karena ada beberapa impian saya yg harus saya lepaskan dan harus saya ubah ketika saya berada di tempat baru. Awalnya ketika saya mulai tinggal disini merupakan suatu tantangan besar bagi saya ketika saya tinggal di tempat baru, lingkungan baru, dan saya belum memiliki teman satu pun disini. Seiring berjalan waktu banyak pelajaran berharga yg saya dapatkan ketika saya memutuskan merantau kesini. Ini merupakan pengalaman pertama bagi saya, dan saya yakin Tuhan memiliki maksud bagi saya agar saya mampu belajar untuk hidup lebih mandiri lagi.

Thursday, May 25, 2017

Chalenge dan Pengingat Diri Untuk Menjadi Pribadi Lebih Baik

📚NICE HOME WORK #2📚

📝✅“CHECKLIST INDIKATOR PROFESIONALISME PEREMPUAN”✅📝

a. Sebagai individu
- mewajibkan diri membaca buku minimal 30menit sehari
- membiasakan diri menonton/mendengar kajian islam di youtube/radio/TV sambil beraktivitas seperti (nyetrika, di perjalanan d dlm mobil, sambil masak, dll)
- minum air putih minimal 2 liter sehari
- shalat 5 waktu
- menjaga makan sehat (mulai mengurangi makan makanan pabrikan, makanan manis dan makan diluar. Cheating day seminggu sekali)
- melakukan perawatan diri setiap hari (serum, sunblock, eyecream, moisturizer wajib setiap hari,maskeran seminggu 2x, luluran 2-4 minggu sekali)
- membaca Al-Qur'an dan terjemahan minimal 1 lembar / hari
- belajar nyetir mobil  dgn suami hingga 4x seminggu selama bulan ramadhan. Tujuan ini agar sy lbh mandiri.

b. Sebagai istri
- ngga ngomel2, berbicara yg baik kpd suami
- menemani suami melakukan hobinya
- memasak setiap hari untuk suami kecuali dalam kondisi saya sedang tdk fit atau ada acara diluar maka masak libur
- bercerita dan berdiskusi setiap malam sebelum tidur minimal 30menit setiap hari

c. Sebagai ibu
- membacakan buku kapanpun anak mau, biasanya sebelum tidur anak meminta dibacakan banyak sekali buku. Saya maksimalkan 30 menit  d malam hari, sebelum tidur siang maksimal 30menit buku, selebihnya saya bersedia membacakan buku sesuka anak.
- menemani anak bermain benar2 full perhatian tanpa HP atau pikiran lain minimal 30menit sehari
- membuat agenda harian spesifik untuk menstimulasi anak
- lebih sabar terhadap anak, menggunakan komunikasi efektif, berbicara lebih lembut kpd anak.
- banyak mengajak anak berbicara dan dirutinkan ngobrol setiap kami sedang berdua dan sounding hal baik sebelum tidur
- membuatkan menu yg variatif untuk anak seminggu sekali

Friday, May 19, 2017

Ibu Bahagia


"Barangsiapa yang harinya sekarang lebih baik daripada kemarin maka dia termasuk orang yang beruntung. Barangsiapa yang harinya sama dengan kemarin maka dia adalah orang yang merugi. Barangsiapa yang harinya sekarang lebih jelek daripada harinya kemarin maka dia terlaknat."

Alhamdulillah.. Atas nikmat Allah dgn diberikan nya petunjuk untuk selalu belajar menjadi lbh dan lbh baik lagi dari waktu ke waktu. Salah satunya adalah memiliki kesempatan dipertemukan dgn orang2, kejadian, dan segala hal yg  menuntun saya untuk semakin menguatkan diri menjadi pribadi yg lbh baik lg dr hari kehari. Saat ini saya memiliki kesempatan untuk belajar di universitas kehidupan nya Allah. Pada hakikatnya saat ini kita berada di univ kehidupan, selama kita hidup, selama itulah kita terus belajar.
Di dalam universitas kehidupan tentunya ada jurusan ilmu yang akan saya tekuni di universitas kehidupan ini, maka jurusan yg akan saya pilih yaitu hal yg paling mendasar namun sangat krusial bagi saya yaitu ilmu

Mengelola Emosi Untuk Menjadi Ibu yg Bahagia.

Emosi seorang ibu merupakan faktor terpenting dalam pendidikan anak, ketika emosi seorang ibu baik maka ibu mampu mendidik anak dengan sebaik2nya. Ibu yg terpenuhi kebutuhan emosi nya maka akan mendidik anak dgn hati yg bahagia dan menjalankan pola asuh yg baik. Karena bagi saya Ibu merupakan jantung nya rumah, sebab ibu merupakan indikator emosi setiap anak nya. Ketika ibu bahagia maka anak pun akan merasakan perasaan bahagia, karena fitrah nya anak mereka mampu untuk mengetahui apa yg dirasakan ibunya. Dan hanya dgn perasaan bahagia lah segala jenis kecerdasan anak bs berkembang dgn baik, krn otk anak hanya berkembng sempurna ketika hatinya lbh banyak bahagia, salah satu penentunya ialah org yg paling banyak berinteraksi dgn mereka yaitu, ibunya.
Saya sadari menjadi ibu tidaklah mudah, menjalankan rutinitas harian 24jam per hari akan sangat menyita waktu, tenaga dan perhatian seorang ibu. Terkadang hal tersebut  membuat ibu merasa jenuh dan membuat emosi ibu menjadi tidak stabil apalagi ketika kebutuhan emosinya tdk terpenuhi sehingga akan sangat mempengaruhi kondisi ibu di rumah ketika menghadapi anak2 dan suaminya. Contohnya ibu menjadi kurang sabaran dan bisa jadi ibu menjadi kasar dlm menghadapi anak2nya, yg mungkin tanpa disadari jg itu merupakan trauma masa lalu karena pola asuh yg kurang baik yg ibu dapatkan dr orangtua nya terdahulu  sehingga ketika ibu dlm kondisi emosi yg tdk stabil, ibu akan mengulang pola asuh yg kurang baik/menurukan emosi negatif yg ia dapatkan dulu kepada anak2nya seperti kekerasan fisik maupun verbal seperti (membandingkan, mengancam, mengkritik, atau menyindir anak).
Maka itulah pentingnya menyadari dan mengelola emosi  sebagai seorang ibu agar kita mampu menjalani peran kita dgn sebaik2nya,  dan dgn perasan yg lbh bahagia akan lbh mudah utk menjalankan pola asuh terbaik kita.

Ada beberapa hal pemenuhan kebutuhan emosi seorang ibu diantaranya :

1. Mendekatkan diri kpd Allah, memperdalam ilmu agama.

2. Komunikasi antara suami istri
Ketika ibu terpenuhi kebutuhan bicara nya , ketika ia merasa didengarkan,ketika ia memiliki teman berdiskusi, bertukar pikiran, dan berbicara apa pun yg menjadi ketertarikan nya. Karena kebutuhan mendasar wanita itu ialah 'berbicara' .
Seperti beberapa buku yg pernah saya baca dan jg banyak penelitian katakan bahwa kebutuhan dasar wanita ialah ketika mereka berbicara dan memiliki pendengar yg baik.
Komunikasi yg baik antara suami dan istri merupakan hal terpenting, dan ketika seorng istri merasa didengarkan itu merupakan bahan bakar yg kuat bagi istri untuk menjalani tugas2nya sbg ibu dan istri yg baik.

3. Aktualisasi diri
Aktualisasi diri seorang ibu memegang peranan cukup penting dlm pemenuhan emosi ibu, ketika ibu dpt melakukan apa yg ia senangi, dan dapat bermanfaat bagi sekitar. Contoh lain nya, Mengikuti komunitas2, menghadiri majelis ilmu.

4. Menyeimbangkan waktu untuk diri sendiri, keluarga, oranglain dan Tuhan nya.

Semoga selanjutnya saya akan lbh bersungguh2 lagi dalam mencari ilmu krn saya sangat menyadari diri ini bkn apa2 tanpa ilmu,dan saya dijauhkan dari perasaan cepat puas dan sombong karena merasa paling tahu, dan saya akan berusaha untuk selalu berbagi ilmu dgn siapa pun, serta mengamalkan nya di kehidupan. Aamiin..